Operasi Patuh Pallawa 2026 Mulai Berlangsung, 1.596 Personil Dikerahkan

$rows[judul] Keterangan Gambar : Kepala Bagian Pembinaan Operasional (Kabag Bin Ops) Ditlantas Polda Sulsel, Kompol Abd Gani

Eksplisit.Com,Makassar - II  Sebanyak  1.596 personel dikerahkan dalam Operasi Patuh Pallawa 2026 yang resmi dimulai, Senin (26/10/2026).  Patuh Pallawa 2026 merupakan operasi cipta kondisi di bidang Kamseltibcarlantas yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, secara serentak sesuai dengan rencana operasi.

Tema operasi ini adalah “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”.

Mewakili Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol. Dr. Pria Budi, SIK, SH, MH, M. Han, Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Sulsel, Kompol Abd Gani saat jumpa media mengatakan, 1.596 personel yang dilibatkan terdiri atas 130 personel Satgas Polda Sulsel dan 1.466 personel Satgas Polres jajaran.

“Operasi ini bertujuan menekan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, serta fatalitas korban sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara,” ujarnya saat ditemui di Ditlantas Polda Sulsel, Jl AP Petttarani.

Operasi Patuh 2026 memprioritaskan delapan jenis pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal. Sasaran tersebut meliputi pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang, pengendara yang tidak menggunakan helm standar serta pengemudi yang tidak memakai sabuk pengaman.

Selain itu, petugas juga menyasar pengemudi yang berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, melebihi batas kecepatan, serta kendaraan yang mengalami kelebihan dimensi dan muatan atau over dimension over loading (ODOL).

“Dalam pelaksanaannya, operasi ini melibatkan empat satuan tugas (satgas), yakni Satgas Preemtif, Preventif, Gakkum, dan Bantuan. Satgas Preemtif bertugas melaksanakan pembinaan, penyuluhan, serta pendidikan lalu lintas kepada masyarakat,” tambahnya.

Satgas Preventif menjalankan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli lalu lintas, termasuk pengawasan serta teguran kepada pelanggar.

Sementara itu, Satgas Gakkum melakukan penindakan terhadap pengemudi yang membahayakan keselamatan lalu lintas, sedangkan Satgas Bantuan mendukung pelaksanaan operasi melalui pelibatan unsur Propam dan Intelijen.

Melalui operasi ini, Ditlantas Polda Sulsel diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas serta membangun budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab. (*)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)